Bahasa purba

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa purba (disebut juga bahasa induk)adalah sebuah bahasa yang menjadi perintis dari bahasa yang saling berhubungan yang membuat sebuah rumpun bahasa.

Dalam kebanyakan kasus, bahasa purba tidak dapat diketahui secara langsung dan harus di rekonstruksi dengan membandingkan anggota-anggota dari rumpun bahasa dengan sebuah teknik yang disebut metode perbandingan. Melalui proses ini hanya sebagian dari struktur dan kosakata bahasa purba dapat direkonstruksi. Semakin tua bahasa purba tersebut semakin kabur rekonstruksinya. Contoh dari bahasa purba yang telah direkonstruksi adalah bahasa Indo-Eropa purba, bahasa Ural purba, bahasa Bantu purba.

Ciri-Ciri Bahasa purba[sunting | sunting sumber]

Bahasa purba setidaknya memiliki lima ciri yaitu:

  • Merupakan bahasa duga. Wujud asli bahasa induk tidak dapat diteliti lagi, karena hanya berupa data lisan yang tidak dapat diperoleh lagi. kesimpulan diambil berdasarkan penelitian atas bahasa-bahasa yang berkerabat saat ini.
  • Bukan merupakan bahasa tulis. Bahasa yang telah memliki tradisi tulis telah memiliki sejarah. dengan demikian bahasa tersebut dapat diteliti berdasarkan tulisan yang ditemukan.
  • Sangat Kompleks. Bahasa yang sekarang memiliki tradisi tulis sangat mungkin telah melewati tahapan yang cukup kompleks sebagai bahasa lisan.
  • Hampir tidak pernah digunakan.
  • Merupakan rekonstruksi ahli bahasa (ahli linguistik komparatif).[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Masalah Rekonstruksi Bahasa Induk (Melayu Purba), diakses tanggal 28 Februari 2013

Lihat pula[sunting | sunting sumber]