Badan Nasional Sertifikasi Profesi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Badan Nasional Sertifikasi Profesi
LogoBNSP.png
Singkatan BNSP
Didirikan BNSP
Dasar hukum pendirian Undang - Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Sifat Badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden
Struktur
Ketua Sumarna F Abdurahman
Kantor pusat
Jl. MT Haryono Kav. 52 Jakarta 12780
Situs web
http://www.bnsp.go.id

Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP) adalah sebuah lembaga independen yang di bentuk pemerintah berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Badan ini bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi.

Tugas Pokok dan Fungsi[sunting | sunting sumber]

Tugas pokok dan fungsi BNSP sebagai otoritas sertifikasi personel sesuai PP No. 23 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi tahun 2004 utamanya pasal 4: Ayat 1) : Guna terlaksananya tugas sertifikasi kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, BNSP dapat memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja. Ayat 2) : Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara pemberian lisensi lembaga sertifikasi profesi sebagaimana dimaksud dalam ayat 1) ditetapkan lebih lanjut oleh BNSP.

Anggota[sunting | sunting sumber]

Periode 2011 - 2016[sunting | sunting sumber]

  1. Adjat Daradjat
  2. Sumarna F Abdurahman (Ketua periode 2014 - 2016)
  3. Sugiyanto(Anggota)
  4. Surono (Anggota)
  5. Bonardo Tobing (Anggota)
  6. Teuku Suriansjah (Anggota)
  7. Muhammad Najib (Anggota)
  8. Bachtiar Siradjuddin (Anggota)
  9. Hendra Pribadi (Anggota)
  10. Hasnawati (Anggota)
  11. Muhammad Zubair (Anggota)
  12. Slamet Gadas (Anggota)
  13. Ning Sudjito (Anggota)
  14. Rizal Yamin (Anggota)
  15. Mulyanto (Anggota)
  16. Krisna Nur Miradi
  17. Rama Boedi (Anggota
  18. Eko Indrajit (Anggota)
  19. Nurmanigsih (Anggota)
  20. Martinus Darmonsi (Anggota
  21. Asrizal Tatang (Anggota
  22. Rambun Sumardi (Anggota
  23. Inda Mapiliandari (Anggota
  24. Gembong Setyawan Purboyo (Anggota
  25. Sanromo (Anggota)

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]