Ayat Sajdah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Ayat Sajdah adalah ayat-ayat tertentu dalam Al Qur'an (kitab suci agama Islam) yang bila dibaca disunnahkan bagi yang membaca dan mendengarnya untuk melakukan sujud tilawah.[1]

Ayat-ayat sajdah[sunting | sunting sumber]

Ayat-ayat dimaksud antara lain [2] [3]:

  1. Ayat ke-206 dari Surah Al-A'raf
  2. Ayat ke-15 dari Surah Ar-Ra'd
  3. Ayat ke-50 dari Surah An-Nahl
  4. Ayat ke-109 dari Surah Al-Isra'
  5. Ayat ke-58 dari Surah Maryam
  6. Ayat ke-18 dari Surah Al-Hajj
  7. Ayat ke-77 dari Surah Al-Hajj, termasuk ayat sajdah menurut Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hambali
  8. Ayat ke-60 dari Surah Al-Furqan
  9. Ayat ke-25 hingga Ayat ke-26 dari Surah An-Naml
  10. Ayat ke-15 dari Surah As-Sajdah
  11. Ayat ke-38 dari Surah Fussilat
  12. Ayat ke-62 dari Surah An-Najm
  13. Ayat ke-21 dari Surah Al-Insyiqaq
  14. Ayat ke-19 dari Surah Al-'Alaq Ayat ke-19 dari surat Al-‘Alaq 96:19
  15. Ayat ke-24 dari Surah Sad, tidak termasuk ayat sajdah menurut mazhab syafi'i dan mazhab Hambali, melainkan ayat yang disunnahkan untuk sujud syukur bila dibacakan.

Apabila mendengar salah satu dari ayat di atas, hendahkah membaca doa sebagai berikut:

ﺳﺠﺪ ﻭﺟﻬﻲ ﻟﻠﺬﻱ ﺧﻠﻘﻪ ﻭﺻﻮﺭﻩ ﻭﺷﻖ ﺳﻤﻌﻪ ﻭﺑﺼﺮﻩ ﺑﺤﻮﻟﻪﻭ ﻗﻮﺗﻪ

Transliterasi: Sajada wajhiya lil ladzii kholaqohu washowwarohu wa syaqqo sam’ahu wabashorohu bihawlihi wa quwwatihi

Arti: "Wajahku sujud kepada tuhan yang menciptakan, yang melukiskannya (membentuknya) yang memberi pendengaran dan penglihatan dengan daya serta kuasa-Nya."

Referensi[sunting | sunting sumber]