Awas Ada Sule 2

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Awas Ada Sule 2
Format Sinetron komedi
Perancang E-Motion Entertainment
Pemeran Sule
Bebby Margaretha
Kang Uchi
Ery Owe
Hikmal Abrar
Hannah Al Rasyid
Maya Wulan
Risma Nilawati
Syamsul Gondo
Tania Putri
Kharira Mamo
Negara Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia
Jumlah episode 66+
Produksi
Lokasi Nganjuk
Durasi 1 Jam
Siaran
Saluran asli Global TV
Format gambar 480i Standard Definition Television (SDTV)
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Siaran perdana Global TV
Periode siaran 23 Mei 2011–sekarang
Kronologi
Diawali oleh Awas Ada Sule
Pranala luar
www.awasadasule2.com

Awas Ada Sule 2 adalah sebuah komedi situasi yang ditayangkan oleh stasiun televisi Global TV. Acara ini mulai tayang pada 23 Mei 2011 dan masih ditayangkan sampai sekarang.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Plot[sunting | sunting sumber]

SULE yang selalu berpedoman pada buku karangan Tatang Sutarma, tetap saja jahil dan suka ngerjain orang. Padahal buku itu tidak pernah ada. Tapi kejahilan Sule tetap ada walau pun kadang orangnya tidak di tempat. Sebagai salah satu pembantu dari keluarga Bramantiyo, dia memang sering nyebelin majikannya atau teman kerjanaya, tapi dia dirindukan kehadirannya oleh mereka. Terbukti ketika Sule ngambek karena Bu Tiyo ambil pembantu baru khusus urusan dapur, Sule pulang ke kampungnya, tidak mau kerja lagi. Dan ternyata tanpa Sule, keluarga Pak Tiyo merasa kehilangan sesuatu, termasuk kehilangan pematik kompor. Itulah sebabnya Kanjeng Mami menugaskan Pak Tiyo untuk bisa membujuk Sule dan membawanya bekerja kembali sebagai bagian dari keluarga mereka.

Kanjeng Mami yang wara-wiri Jakarta-Jogja masih sering jadi korban kejahilan Sule. Kegalakannya sebagai darah bangsawan masih tetap membuat Sule punya peluang untuk ngerjain. Tapi sebenarnya Kanjeng Mami tidak ingin kehilangan Sule. Begitu juga dengan Pak Tiyo dan Bu Tiyo.

Hanya saja sejak ada tetangga baru bernama Siska, keharmonasian keluarga Pak Tiyo sering terganggu, karena Bu Tiyo dan Kanjeng Mami selalu curiga dan khawatir kalo Pak Tiyo terpikat sama Siska. Maklum, Siska selain cantik dan masih muda juga “berlapang dada”. Kemiripan Siska dengan Melinda De pada bagian tertetu itulah yang membuat Sule sering juga mencoba mengadakan pedekate walaupun sering terganggu oleh kehadiran Ujang sebagai pembantunya Siska yang selalu jadi bantalan Sule. Padahal Siska sendiri sikapnya netral-netral saja, tidak menaruh hati pada siapa pun karena dia punya sisi kehidupan single tersendiri.

Kehadiran Siska dalam perjalanan usilnya Sule yang kedua ini sering membuat Makmur jadi korban atau bahkan Pak RT yang rada-rada oon itu jadi tumpuhan kesalahan. Tapi karena Kanjeng Mami sering ke Jogja maka Makmur pun sering dibawanya ke Jogja sebagai sopir Kanjeng Mami. Sebagai gantinya, kakanya Makmur yang bernama Maklum kini menjadi sopirnya Pak Tiyo, dan dia pun sering jadi sasaran keusilan Sule.

Tetapi ketika Sule berhadapan dengan Minuk, si juru masak, Sule menjadi tidak berkutik, karena Minuk selalu salah persepsi dalam menterjemahkan omongan orang lain, sehingga lawan bicaranya selalu dibuatnya jengkel dan menyerah dengan tulalitnya Minuk. Tetapi apa pun yang terjadi pada Minuk, Makmur, Siska, Ujang dan keluarga Pak Tiyo lainnya, Sule tetap menjadi biang kejengkelan mereka yang kehadirannya selalu dirindukan. Bahkan dirindukan pula kehadirannya oleh pemirsa setia Global, khususnya fans beratnya Awas Ada Prikitiew… eeh.. Awas Ada Sule.

Untung Ada Sule[sunting | sunting sumber]

Mulai dari tanggal 11 April 2012 judul Awas Ada Sule 2 ganti nama menjadi Untung Ada Sule. Tokohnya sama seperti Awas Ada Sule 2 tetapi ada beberapa artis yang ikut tampil dalam acara ini.

Referensi[sunting | sunting sumber]

http://www.globaltv.co.id/program/detail/723/awas-ada-sule-2

http://tvguide.co.id/program_acara_rutin/untung-ada-sule-global-tv/16366