Aurat
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Artikel ini adalah bagian dari seri Islam |
|---|
| Rasul |
Nabi Muhammad SAW . |
| Kitab Suci |
Al-Qur'an . |
| Rukun Islam |
| 1. Syahadat · 2. Salat · 3. Zakat 4. Puasa · 5. Haji |
| Rukun Iman |
| Iman kepada: 1. Allah 2. Malaikat · 3. Kitab Allah ·4. Rasul 5. Hari Akhir · 6. Qada & Qadar |
| Tokoh Islam |
| Muhammad SAW Nabi & Rasul · Sahabat Ahlul Bait |
| Kota Suci |
| Mekkah · & · Madinah |
| Kota suci lainnya |
| Yerusalem · Najaf · Karbala Kufah · Kazimain Mashhad ·Istanbul · Ghadir Khum |
| Hari Raya |
| Idul Fitri · & · Idul Adha |
| Hari besar lainnya |
| Isra dan Mi'raj · Maulid Nabi Asyura |
| Arsitektur |
| Masjid ·Menara ·Mihrab Ka'bah · Arsitektur Islam |
| Jabatan Fungsional |
| Khalifah ·Ulama ·Muadzin Imam·Mullah·Ayatullah · Mufti |
| Hukum Islam |
| Al-Qur'an ·Hadist Sunnah · Fiqih · Fatwa Syariat · Ijtihad |
| Manhaj |
| Salafush Shalih |
| Mazhab |
| 1. Sunni: Hanafi ·Hambali Maliki ·Syafi'i |
| 2. Syi'ah: Dua Belas Imam Ismailiyah·Zaidiyah |
| 3. Lain-lain: Ibadi · Khawarij Murji'ah·Mu'taziliyah |
| Lihat Pula |
| Portal Islam |
| Indeks mengenai Islam |
|
|
Aurat (Arab: عورة, transliterasi: Awrat) adalah bagian dari tubuh manusia yang diharamkan untuk dilihat dan dipegang. Dalam islam, aurat bagi wanita adalah seluruh tubuhnya, kecuali kedua telapak tangan dan muka (Surah An Nuur 31 dan Al Ahzab 59), sedangkan untuk pria adalah bagian pusar (perut) ke bawah hingga lutut.
Daftar isi |
[sunting] Etimologi
Aurat dalam bahasa Urdu berarti "wanita", bagaimanapun dalam bahasa Urdu dan beberapa yang berbahasa Hindi di India mengartikannya sebagai wanita, tetapi sebenarnya kalimat aurat dalam bahasa Hindi adalah naari.[1] Bahasa Hindi telah mengambil banyak kalimat dari bahasa Persia/Arab dan Sanskrit.
[sunting] Penjelasan Dalam Qur'an
| “ | Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.(Qur'an Surah An-Nuur:31) | ” |
| “ | Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.(Qur'an Surah Al-Ahzab:59) | ” |
