Apakah gelasnya setengah kosong atau setengah penuh?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Segelas air yang setengah kosong atau setengah penuh.

Apakah gelasnya setengah kosong atau setengah penuh? adalah ungkapan umum yang digunakan secara retoris untuk menunjukkan bahwa suatu situasi dapat menjadi penyebab munculnya optimisme (setengah penuh) atau pesimisme (setengah kosong); atau umumnya digunakan sebagai uji lakmus untuk menentukan pandangan dunia seseorang. Tujuan pertanyaan ini adalah untuk mendemonstrasikan bahwa situasi tersebut dapat dilihat dalam berbagai cara tergantung sudut pandang seseorang dan masih ada kesempatan maupun masalah dalam situasi tersebut.

Idiom ini digunakan untuk menjelaskan cara orang-orang memandang peristiwa dan obyek. Setiap orang memiliki beragam persepsi dan persepsi adalah penafsiran kenyataan menurut seseorang. Frasa "Apakah gelasnya setengah kosong atau setengah penuh" bisa disebut sebagai sebuah pertanyaan filosofis.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Bahan bacaan[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]