Antilegomena

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Antilegomena (Greek αντιλεγόμενα) adalah sebuah istilah yang digunakan oleh Eusebius dari Kaisaria.[1] Eusebius dari Kaisaria adalah seorang sejarawan gereja lama.[1] Istilah ini digunakan untuk menunjuk pada berbagai tulisan yang dipersoalkan atau yang diragukan kebenarannya.[1] Kemudian istilah ini dipakai juga untuk membedakan tulisan-tulisan yang pada umumnya ditolak sebagai firman Allah.[1] Tulisan-tulisan yang dipersoalkan namun pada umumnya diterima sebagai tulisan-tulisan kanonik adalah Kitab Yakobus, 2 Petrus, Surat 2 dan 3 Yohanes, serta Kitab Yudas.[1] Sementara itu, tulisan-tulisan yang dipersoalkan namun dipandang sebagai tulisan-tulisan non kanonik antara lain Kisah Paulus, Gembala Hermas, Wahyu kepada Petrus, Surat Barnabas, dan Didakhe.[1]

[sunting] Referensi

  1. ^ a b c d e f F.D. Wellem. 2009, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 22.
Akun
Ruang nama

Varian
Tindakan
Navigasi
Komunitas
Wikipedia
Cetak/ekspor
Peralatan
Bahasa lain