Tornado

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sebuah pusaran tornado di pusat Oklahoma. Tornado tersebut membentuk pusaran yang menyentuh tanah dari dasar awan. Bagian dasar tornado dikelilingi oleh awan puing transparan yang terlempar akibat angin permukaan tornado yang kencang

Tornado adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Tornado muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing.

Umumnya tornado memiliki kecepatan angin 177 km/jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 m dan menempuh beberapa kilometer sebelum menghilang. Beberapa tornado yang mencapai kecepatan angin lebih dari 300-480 km/jam memiliki lebar lebih dari satu mil (1.6 km) dan dapat bertahan di permukaan dengan lebih dari 100 km.[1][2][3]

Meskipun tornado telah diamati di tiap benua kecuali Antartika, tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat.[4] Tornado juga umumnya terjadi di Kanada bagian selatan, selatan-tengah dan timur Asia, timur-tengah Amerika Latin, Afrika Selatan, barat laut dan tengah Eropa, Italia, barat dan selatan Australia, dan Selandia Baru.[5]

Bagian seri ilmu dari
Cuaca
 
Musim

Musim semi · Musim panas
Musim gugur · Musim dingin

Musim kemarau
Musim hujan

Badai

Badai petir · Tornado
Siklon tropis
Siklon ekstratropis
Badai musim dingin
Badai es · Badai salju

Presipitasi

Kabut · Gerimis · Hujan
Hujan es · Salju

Topik lain

Meteorologi
Prakiraan cuaca
Iklim · Pencemaran udara

Portal Cuaca

Definisi[sunting | sunting sumber]

Tornado dekat Seymour, Texas.
Tornado
Tornado didefinisikan oleh Glosari Meteorologi sebagai "kolom udara yang berputar kencang yang menyatu dengan permukaan tanah dan muncul dari awan cumuliform atau bagian bawah awan cumuliform dan sering (namun tidak selalu) tampak sebagai suatu awan corong..."[6]
Corong Kondensasi
Tornado tidak harus tampak; namun, intensitas tekanan rendah yang disebabkan oleh kecepatan angin yang tinggi (lihat Prinsip Bernoulli) dan berputar cepat (berkaitan dengan keseimbangan siklostrofik) sering menyebabkan uap air di udara berkondensasi yang menyebabkan tampak corong kondensasi.[4] Tornado merupakan pusaran angin bukan awan kondensasi.
awan corong merupakan perwujudan dari corong kondensasi yang tanpa disertai angin kencang di permukaannya. Tidak semua awan corong menjadi sebuah tornado. Namun, banyak tornado yang didahului oleh awan corong seperti pusaran mesosiklon yang mendarat di permukaan tanah. Tornado pada umumnya menghasilkan angin kencang di permukaannya ketika corong yang tampak itu bertahan di atas permukaan tanah. Hal ini menyebabkan sulitnya menemukan perbedaan antara awan corong dan tornado dari suatu jarak tertentu.[3]
Keluarga Tornado
Kadang, sebuah badai tunggal menghasilkan berbagai tornado dan mesosiklon. Proses ini dikenal sebagai siklus tornadogenesis. Tornado yang terbentuk dari badai yang sama dikenal sebagai keluarga tornado. Kadang-kadang sejumlah tornado dari mesosiklon yang berbeda terjadi secara bersamaan.[7]
Serangan Tornado
Kadang, beberapa tornado terbentuk dari sistem bada berskala luas yang sama. Jika terdapat aktivitas tornado yang merusak, hal ini dianggap menjadi suatu serangan tornado, meskipun ada bermacam-macam definisi. Periode beberapa hari berturut-turut dengan serangan tornado di lokasi yang sama (terbentuk oleh beberapa sistem cuaca) merupakan rentetan serangan tornado, yang kadang disebut serangan tornado luas.[6][8][9]

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Kata "tornado" merupakan perubahan dari kata dalam Bahasa Spanyol tronada, yang berarti "badai petir". Kemudian, kata tornado juga diambil dari Bahasa Latin tonare, yang berarti "gemuruh". Kata ini sangat mungkin merupakan kombinasi dari bahasa Spanyol tronada dan tornar ("berputar"); namun, kata ini mungkin juga merupakan suatu etimologi rakyat.[10][11] Tornado juga secara umum dikenal sebagai twisters.[12]

Jenis[sunting | sunting sumber]

Sebuah tornado multivortex di bagian luar Dallas, Texas pada 2 April 1957.

Tornado sejati[sunting | sunting sumber]

Tornado multi-pusaran
Tornado multi-pusaran adalah suatu jenis tornado dimana dua atau lebih kolom udara yang menggumpal berputar mengelilingi pusat. Struktur multi-pusaran dapat terjadi di hampir setiap sirkulasi, namun sangat sering teramati dalam tornado dahsyat.
Satelit tornado
Satelit tornado adalah suatu istilah untuk tornado lemah yang terbentuk dekat tornado besar kuat yang terjadi dalam mesosiklon yang sama. Satelit tornado muncul dari "orbit" tornado besar (sebagai namanya), yang memperlihatkan wujud pusaran yang multi-pusaran. Namun, satelit tornado merupakan corong yang berbeda, dan lebih kecil dibandingkan corong utama.[3]
Angin Puting Beliung di dekat Florida Keys.
Puting Beliung
Puting Beliung secara resmi digambarkan secara singkat oleh National Weather Service Amerika Serikat seperti tornado yang melintasi perairan. Namun, para peneliti umumnya mencirikan puting beliung "cuaca sedang" berasal dari puting beliung tornado.
  • Puting beliung cuaca sedang sedikit perusak namun sangat jauh dari umumnya dan memiliki dinamik yang sama dengan setan debu dan landspout.[13] Mereka terbentuk saat barisan awan cumulus congestus menjulang di perairan tropis dan semitropis.[13] Angin ini memiliki angin yang secara relatif lemah, dinding berlapis lancar, dan umumnya melaju sangat pelan.[13] Angin ini sangat sering terjadi di Florida Keys.[14]
  • Puting Beliung Tornado merupakan secara harafiah sebutan untuk "tornado yang melintasi perairan". Angin ini dapat terbentuk melintasi perairan seperti tornado mesosiklon, atau menjadi tornado darat yang melintas keluar perairan. Sejak angin ini terbentuk dari badai petir perusak dan dapat menjadi jauh lebih dahsyat, kencang, dan bertahan lebih lama daripada puting beliung cuaca sedang, angin ini dianggap jauh lebih membahayakan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Doppler On Wheels". Center for Severe Weather Research. 2006. Diakses 2006-12-29. 
  2. ^ "Hallam Nebraska Tornado". Omaha/Valley, NE Weather Forecast Office. 2005-10-02. Diakses 2006-09-08. 
  3. ^ a b c Edwards, Roger (2006-04-04). "The Online Tornado FAQ". Storm Prediction Center. Diakses 2006-09-08. 
  4. ^ a b Perkins, Sid (2002-05-11). "Tornado Alley, USA". Science News. hlm. 296–298. Diakses 2006-09-20. 
  5. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama EB_tornado_climatology
  6. ^ a b "Glossary of Meteorology, Second Edition". American Meteorological Society. 2000. Diakses 2006-11-17. 
  7. ^ Branick, Michael (2006). "A Comprehensive Glossary of Weather Terms for Storm Spotters". NOAA. Diakses 2007-02-27. 
  8. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama significant_tornadoes
  9. ^ Russell S. Schneider; Harold E. Brooks, and Joseph T. Schaefer (2004). "Tornado Outbreak Day Sequences: Historic Events and Climatology (1875–2003)" (PDF). Diakses 2007-03-20. 
  10. ^ Harper, Douglas (November 2001). "Online Etymology Dictionary". Diakses 2006-09-20. 
  11. ^ Merriam Webster's Collegiate Dictionary (ed. 10th Edition). Springfield, MA: Merriam-Webster, Incorporated. 1993. ISBN 0-87779-709-9. 
  12. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama TT
  13. ^ a b c Zittel, Dave (May 4 2000). "Tornado Chase 2000". USA Today. Diakses 2007-05-19. 
  14. ^ Golden, Joseph. "Waterspouts are tornadoes over water". USA Today. Diakses 2007-05-19. 

Bacaan lebih lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Bradford, Marlene (2001). Scanning the Skies: a History of Tornado Forecasting. University of Oklahoma Press. ISBN 0-8061-3302-3.  Unknown parameter |address= ignored (help)
  • Bluestein, Howard B (1999). Tornado Alley: Monster Storms of the Great Plains. Oxford University Press. ISBN 0-19-510552-4.  Unknown parameter |address= ignored (help)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Penjelasan
Umum
Riset
Keselamatan dan Kesiagaan