Andrie Wongso

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Andrie Wongso
Lahir 6 Desember 1954 (umur 59)
Bendera Indonesia Malang, Jawa Timur, Indonesia
Pekerjaan Motivator

Andrie Wongso (lahir 6 Desember 1954) adalah motivator asal Indonesia, yang lebih dari 20 tahun berkiprah sebagai pengusaha sukses. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman dan kebijaksanaan, dengan gaya bahasa yang sederhana tetapi full power kepada begitu banyak orang, membuat dirinya dinyatakan sebagai The Best Motivator Indonesia atau Motivator No. 1 Indonesia dari Kompas. Tetapi ia lebih suka disebut "Sang Pembelajar".

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Anak ke-2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat Andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT,TBS,ILB Sekolah Dasar Tidak Tamat,Tapi Bisa Sukses, Itu Luar Biasa adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.

Di usia 22 tahun, Andrie memutuskan berangkat ke Jakarta demi mengubah nasib dengan satu tekad yakni siap menghadapi apapun di depan dengan berani dan jujur. Maka dimulailah kerja sebagai salesman produk sabun sampai pelayan toko.

Kesukaannya bermain kungfu dari kecil dan kemampuannya bergaul dengan semua kalangan membawanya mendirikan perguruan kungfu Hap Kun Do. Saat film-film laga dari Taiwan merajai layar lebar perfilman Indonesia, Andrie melamar sebagai bintang film dan diterima oleh perusahaan Eterna Film Hongkong, dengan kontrak kerja selama 3 tahun. Tahun 1980, untuk pertama kalinya Andrie ke luar negeri. Setelah melewati 3 tahun merasakan suka dukanya bermain film di Taiwan, Andrie tahu, dunia film bukanlah dunianya lalu dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Sepulangnya ke Indonesia, dia pun memutuskan tidak akan memperpanjang kontraknya. Banyak orang menyatakan Andrie gagal karena tidak ada satu film pun yang diwakilinya sebagai bintang utama. Tetapi Andrie merasa dirinya sukses secara mental dalam memperjuangkan impian menjadi kenyataan.

Menandai setiap peristiwa yang telah dilalui, Andrie gemar menuangkannya dalam bentuk kata-kata mutiara di buku hariannya. Saat salah seorang teman kos mencontek kata-kata yang dibuatnya, dari situlah muncul ide membuat kartu ucapan kata-kata mutiara, dengan tujuan selain untuk memotivasi diri sendiri, juga untuk membantu memotivasi orang lain melalui kartu ucapan. Dibantu oleh sang kekasih Haryanti Lenny (sekarang istri), dimulailah bisnis membuat kartu dengan merk HARVEST, yang di kemudian hari, mengukuhkan Andrie sebagai raja kartu ucapan.

Kemudian diversifikasi perusahaan pun dilakukan, merambah ke bidang holografi, perusahaan mainan, pengelola beberapa foodcourt dan untuk menaungi bidang pendidikan dan kepelatihan, Andrie mendirikan AW motivation training dan AW Publising, Multimedia serta membuka beberapa outlet AW Success Shop yaitu toko pertama di Indonesia yang khusus menjual produk-produk motivasi. Sejak tahun tahun 1989, dia menjadi pembicara/motivator intern PT. Harvindo Perkasa (Harvest Fans Club di berbagai kota), dan dari sinilah, kemudian ia sering melakukan training motivasi, tidak hanya untuk Harvindo tapi juga untuk berbagai perusahaan dan instansi. Kini, ia dijuluki sebagai Motivator No. 1 di Indonesia. Lalu, gelarnya ditambah TBS, yang artinya Tapi Bisa Sukses. Itulah Andrie Wongso, SDTT, TBS.

Pengalaman sebagai pembicara[sunting | sunting sumber]

Bank[sunting | sunting sumber]

BCA se-Indonesia, Bank BRI, Bank Niaga, Bank DKI, Bank BCA, HSBC, Citibank, Bank Mandiri, Bank Niaga, Bank Permata, Bank Danamon, Bank Panin, Bank Bali, LIPPO Bank, DBS Bank, BNI 46, BRI, American Express, Commonwealth, ABN AMRO, Dll

Organisasi[sunting | sunting sumber]

FORKI (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia, Pondok Pesantren Darut Tauhid pimpinan Aa Gym, Asosiasi Manager Indonesia (Bandung, Jakarta, Malang), Indonesia Marketing Association (IMA), Marketing Forum - Jakarta, APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia), Indonesian Manager Club, Surabaya, Marketing Club - Surabaya, Cacat Laetitia (Yayasan Penyandang), DLL

Asuransi[sunting | sunting sumber]

Prudential, Allianz, Manulife, Astra Buana, Astra CMG, AIA, AIG Lippo, Buana Finance, ABDA, Tripakarta, Sequis Life, Eka Life, Sun Life, LG Insurance, Cigna, Wana Artha Life, Great Eastern, dll

Pemerintahan dan BUMN[sunting | sunting sumber]

Garuda Indonesia, PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY, Telkom, PLN, Bank Indonesia, Pertamina, Pertamina - SPSI, Pertamina - Hiswana Migas, Pupuk Sriwidjaja, PT Dirgantara Indonesia, Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, Ditjet Pembangunan Daerah, Pemda Kalimantan, Depdagri Bangda, Deperindagkop, Komisi Pemilihan Umum, Perum Perumnas, PT Timah, YKKBI, Jasa Raharja, Berdikari, Konferensi Nasional Pengembangan UKM, Diklatpim Tingkat II Angkatan VII (Pejabat Eselon II), Diklatpim Tingkat II Angkatan VIII(Pejabat Eselon II), Diklat calon Kapolda se-Indonesia (SESPIM), Diklat istri calon Kapolda, Korpri Kebumen

Perusahaan[sunting | sunting sumber]

Semen Padang, Aspan, BEJ, Velo Networks, Mensana Aneka Satwa, Wijaya Karya, Stamco Consulting, Pama Persada, Astra Pekan Baru, Premiere, Rentokill, Suzuki Finance, Philips, Bina Guna Kimia, Kota Wisata, Mega Glodok Kemayoran, PT Arta Boga Cemerlang, Cosmos, Speedy,Modern Internasional,LG Electronics, Kino Care, Otsuka, TOP 1, National Label, Tata Mulia, Hotel Ciputra, Velo Networks, Suzuki Finance, Astra International, Honda, Suzuki, Toyota, Mitsubishi, Isuzu, Ford, Unilever, Coca Cola, Samsung, Telkomsel, Indosat, Nestle, Summarecon, Agung Podomoro, Jababeka, Gramedia Group, Metropolitan Group, Kalbe Farma, Viva Cosmestics, Tempo Scan Pacific, Merck, PT Berca, PT Tancho, Indomobil, Excelso, Danone, Guardian, FIF, Indadi Utama, Mulia Industrindo, Adira Finance, General Electric Finance, Global Teleshop, Oriflame, UFO, Sun Hope, Columbia, Tupperware, Prime & First, Sara Lee, EaseCox, Matahari Supplier Club, New Armada, Infomedia, PT Plaza Adika, United Tractors, Ray White, Roy Weston, Gunung Agung, Bekasi Trade Centre, Fajar Mas Murni, Indonesia Comnet Plus, Putra Karya Perkasa, Novell, Adi Wisesa Mandiri, New Zealand Milk, Kageo, Multimart, Capriasi, Indo Truck, PT ASABA, Wovenindo, Yonex Shoes, PT Total Indonesie, Belleza, TNT, FSCM, Serpong Town Square, PT Pama, Indra Optic, Artolite, Karya Inti Sejahtera, Century Park Hotel, Inti Mas, Abbot, Century 21, Tritanu, Forexindo, Rumah Sakit Islam, Dll

Media cetak[sunting | sunting sumber]

Tabloid NOVA, Suara Pembaruan, Gramedia (Elex Media Komputindo), Media Indonesia, Tribun Kaltim, Bobo majalah anak, Easy Mag, DLL

Media Elektronik[sunting | sunting sumber]

RCTI, Trans TV, DAAI TV, SCTV, Metro TV, Q Channel (Indovision), TVRI, Smart FM, MettaFM, PAS FM, Radio Sonora, Radio Cakrawala, Radio Ramaco, Harian SIB Sumut, City Radio 95.9 FM Medan

Olahraga[sunting | sunting sumber]

  • Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 1997
  • Motivator Kontingen Jawa Timur untuk PON XVI di Palembang.
  • Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade Sydney 2000
  • Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2000
  • Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk All England 2000
  • Motivator Tim Karate Sea Games Philiphina 2005
  • Motivator Tim Golf Indonesia untuk Kejuaraan Asia (Mei 2006)
  • Motivator petinju Chris John jelang laga melawan penantangnya Zaiki Takemoto di Kobe, Jepang, Agustus 2007
  • Motivator Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Sudirman Cup 2009

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

 Seminar Jakarta Indonesia 2011