Aladin (sinetron MNCTV)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Aladdin
Aladdin.jpg
Format Sinetron
Pembuat MD Entertainment
Pemeran Tubagus Indra
Indah Permatasari
Daus Mini
Khairul
Lagu pembuka Aladdin, Tubagus Indra
Lagu penutup Aladdin, Tubagus Indra
Komposer MD Music
Negara Indonesia
Jumlah episode 212
Produksi
Lokasi Cibubur, Jakarta Timur, Jakarta
Durasi 1 Jam
Siaran
Saluran asli MNCTV
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Siaran perdana 29 April 2012
Periode siaran 29 April 20122 Desember 2012
Kronologi
Diawali oleh Fathiyah
Dilanjutkan oleh Si Alif Season 2

Aladdin merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di MNCTV. Pemainnya antara lain ialah Tubagus Indra, Indah Permatasari, Daus Mini dan masih banyak lagi.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Sinetron terbaru bergenre komedi fantasi ini mengangkat kisah anak yatim bernama Aladdin. Ia hidup sederhana bersama ibunya Saodah. Jujur dan selalu hidup mandiri adalah prinsip-prinsip hidup yang selalu Saodah tanamkan kepada anaknya. Namun kehidupan sederhana Aladdin dan ibunya selalu saja diganggu Abu, anak dari pasangan Jaman dan Munah. Cerita petualangan Aladdin dimulai pada saat seorang penjahat kambuhan bernama Lahab mendapatkan informasi tentang lampu ajaib yang dapat mengabulkan semua permintaannya. Namun Lahab tidak dapat mengambilnya seorang diri, lalu iapun meminta bantuan Aladdin untuk mengambilnya. Dengan terpaksa Aladdin menurutinya, namun segera ia mengetahui bahwa itu adalah lampu ajaib yang berisi jin, Aladdin pun menolak untuk memberikannya kepada Lahab.

Berkat prinsip-prinsip yang ditanamkan oleh ibunya, Aladdin menggunakan lampu ajaibnya dengan bijak, dan meminta bantuan pada jin hanya di saat genting. Walau begitu, Aladdin yang masih kekanak-kanakan terkadang iseng mempergunakan lampu ajaib itu, apalagi saat Mansur yang merupakan sahabat Aladdin meminta bantuannya untuk mengerjakan PR dan ulangan, Aladdin tak kuasa menolaknya karena Mansur dan keluarganya amatlah baik kepada Aladdin dan ibunya.

Lama kelamaan banyak yang sirik kepada Aladdin, apalagi Lahab, yang justru semakin nekad untuk merebut lampu ajaib tersebut, namun selalu dapat digagalkan. Berbagai cara dilakukan Lahab untuk merebut lampu tersebut, salah satunya adalah bersekongkol dengan Abu dan keluarganya. Aladdin khawatir jika lampu ini dimiliki Lahab maka Lahab pasti akan mempergunakannya untuk hal-hal yang buruk. Sampai kapankah Aladin sanggup mempertahankan lampu ajaib tersebut di tangannya? NIlai-nilai kehidupan apa saja yang dapat menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita? Saksikan suguhan Drama Terbaik “Aladdin” yang tayang setiap hari pukul 18.30 WIB hanya di MNCTV ‘Selalu di Hati”.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]