Ahaziah from "Promptuarii Iconum Insigniorum "
Ahazia dari Yehuda (Ibrani: אחזיהו, Yunani: Οχοζιας) adalah raja kerajaan Yehuda.[1][2] Putra bungsu dari raja Yoram.[1][2] Ia yang akhirnya menjadi pengganti Yoram.[2] Ia diangkat menjadi raja oleh penduduk Yerusalem, sebagai satu-satunya ahli waris yang hidup.[1] Ketidakbijaksanaannya dalam bidang agama selama pemerintahnnya yang hanya 1 tahun, jelas menunjukkan bahwa ia sepenuhnya dikuasai ibunya, Atalya, dan hidup menurut kelakukan keluarga kakeknya, Ahab.[1] Ia mati dibunuh oleh Yehu.[1]
[sunting] Catatan Sejarah
- Pada bulan Juli 1993, ditemukan 3 potongan batu di pintu gerbang kota Dan, di bagian utara Israel. Batu itu bertuliskan bahasa Aram dari pertengahan abad ke-9 SM yang dibuat oleh raja Hazael (842-805 SM) dari Siria untuk memperingati kemenangannya. Di situ tertera bahwa Hazael telah mengalahkan "Yoram, anak Ahab, raja Israel" dan "Ahazia, anak Yoram, raja dari rumah Daud" serta menghancurkan kota mereka. Arti penting dari penemuan ini:
- Salah satu catatan sejarah tertua mengenai raja-raja Israel dan Yehuda.
- Bukti pemerintahan Yoram, raja ke-5 Yehuda, dan anaknya, raja Ahazia.
- Bukti pemerintahan Ahab, raja ke-7 Israel, dan anaknya, raja Yoram.
- Bukti bahwa Daud memang pernah memerintah.
- Bukti sejarah kerajaan yang dikuasai oleh keturunan Daud sampai 150 tahun setelah meninggalnya Daud, seperti janji TUHAN[3].
[sunting] Pranala luar
|
|
|
|
|
|
|
|
|
*Ahazia, Yoas, Amazia, Yoahas, dan Yoyakim tidak disebutkan dalam silsilah di Injil Matius
|
|