Agama Buddha di Afrika Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kompleks Nan Hua Temple, dekat Johannesburg.

Tradisi Buddhis di Afrika Selatan terdapat dalam berbagai bentuk. Para penganut tradisi-tradisi ini biasanya vokal dan didukung oleh jumlah yang bahkan lebih besar, meskipun berupa simpatisan. Kuil, pusat dan kelompok buddhis banyak terdapat di kota metropolitan dan negara ini merupakan negara dengan komunitas Buddhis terbesar di Afrika.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Terlepas dari berbagai aliran Buddhisme yang dibawa ke [Koloni [Cape]] dari Asia Tenggara selama 1680-an dan banyaknya buruh paksa yang dibawa ke Natal dari India selama akhir abad 19 (beberapa dari mereka adalah Buddha, dan beberapa lainnya adalah umat Hindu yang kemudian beralih menjadi buddhis di Afrika Selatan), sebagian besar umat Buddha di Afrika Selatan adalah bertobat, dan bukan Asia. Berbagai kelompok Buddhis tumbuh di kota-kota besar dari tahun 1970-an, dan telah terjadi proliferasi tradisi Buddhis yang berbeda sejak pertengahan 1980-an. Ini termasuk Theravada, Zen, Nichiren dan Tibet. Fo Guang Shan telah mendirikan Kuil Nan Hua, kuil terbesar Buddha candi dan wihara di Afrika, di kota Bronkhorstspruit dekat Pretoria. Pusat Buddhis terkemuka lainnya di negeri ini adalah Retreat Centre Buddhis di Ixopo, KwaZulu-Natal. Para penganut Buddhisme Nichiren Soka Gakkai International memiliki pusat kegiatan masyarakat di Parkwood, Johannesburg. Derivatif dari Zen Korea telah dibentuk di Western Cape. Asosiasi Vipassana Afrika Selatan didirikan oleh S.N. Goenka dan telah mengadakan beberapa kali retret meditasi di Western Cape. Yang terbaru adalah Shambala yang awalnya dipopulerkan oleh Chogyam Trungpa, Berlian Jalan Buddhisme, sebuah multikultural tradisi Buddhisme umat awam di bawah bimbingan HH 17 Karmapa Trinley Thaye Dorje dan New Kadampa tradisi yang didirikan oleh Geshe Kelsang Gyatso.

Sebuah studi pada tahun 2003 memperkirakan bahwa di akhir 1990an, terdapat sejumlah 6.000 umat Buddha di Afrika Selatan (3.000 diantaranya merupakan keturunan Asia) dari total populasi 42 juta (atau 0,01% dari total populasi). [1]


Beberapa Umat Buddha Terkenal di Afrika Selatan[sunting | sunting sumber]

Bacaan Lanjut (dalam Bahasa Inggris)[sunting | sunting sumber]

  • Clasquin, Michel (2002): „Buddhism in South Africa“. in: Charles S. Prebish / Martin Baumann (eds.)(2002): Westward dharma: Buddhism beyond Asia. Berkeley, Calif.: Univ. of California Press, pp. 152–162
  • Clasquin, Michel / Krüger, Jacobus S. (eds.) (1999): Buddhism and Africa. Pretoria: University of South Africa.
  • Krüger, J.S.: Along Edges: Religion in South Africa - Bushman, Christian, Buddhist.
  • Osler, Antony: Stoep Zen: A Zen Life in South Africa.
  • Kharma the Enlightened One

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]