Aerolineas Argentinas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Aerolíneas Argentinas
Logo aerolinas 2010.jpg
IATA ICAO Kode panggil
AR ARG ARGENTINA
Didirikan 1950
Hub Aeroparque Jorge Newbery (Domestik dan regional)
Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini (International)
Kota fokus Bandar Udara Internasional Ingeniero Ambrosio L.V. Taravella
Program penumpang setia Aerolíneas Plus
Lounge penumpang VIP Lounge
Aliansi SkyTeam (2012)
Anak perusahaan Austral Líneas Aéreas
Ukuran armada 42 (+17 pesanan)
Kota tujuan 56
Perusahaan induk Pemerintah Argentina (99.4%)
Kantor pusat Buenos Aires, Argentina
Orang penting Mariano Recalde (CEO)
Andrés Fabre (COO)
Situs web www.aerolineas.com.ar

Aerolíneas Argentinas (Bahasa Spanyol dari: Argentine Airlines) adalah maskapai penerbangan terbesar di Argentina dan menjadi maskapai penerbangan nasional Argentina.[1] Maskapai ini, yang berbasis di Buenos Aires,[2] beroperasi dari hub maskapai di Aeroparque Jorge Newbery untuk penerbangan domestik dan regional dan Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini untuk layanan internsional. Aerolíneas Argentinas akan bergabung dengan SkyTeam pada tahun 2012. [3]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejarah maskapai ini dapat ditelusuri sejak tahun 1929, ketika maskapai Aeroposta Argentina memulai operasinya. Pemerintah Argentina, yang menyadari luasnya wilayah Argentina dan kebutuhan akan jaringan transportasi yang cepat dan mampu menghubungkan kota besar dan kota kecil, kemudian mendirikan sebuah perusahaan penerbangan untuk mengangkut penumpang dan surat. Dua tujuan yang dilayani adalah Mendoza dan Posadas. orang Perancis Jean Mermoz dan Antoine de Saint-Exupéry adalah pilot-pilot pertama di maskapai tercebut.

sebuah Aerolíneas Argentinas Boeing 747 mendarat di Bandar Udara Zürich, Swiss. (1982)

Tahun 1946, pemerintah Argentina memwajibkan beberapa organisasi di maskapai penrbangan di negara tersebut untuk membentuk sistem perusahaan dengan pemilik gabungan. Selain Aeroposta, tiga perusahaan gabungan baru juga dibentuk dari maskapai yang terbentuk pada dekade 1930an. ALFA (Aviación del Litoral Fluvial Argentino) dibentuk dengan menggabungkan dua maskapai swasta, FAMA (Flota Aérea Mercante Argentina), yang memulai preseden baru dalam penerbangan internasional di negara ini, mengoperasikan Avro York dalam layanan menuju Eropa, dan ZONDA (Zonas Oeste y Norte de Aerolíneas Argentinas) yang mengambil alih jaringan rute domestik PANAGRA di barat laut.

Pada bulan Mei 1949, semia maskapai penerbangan tersebut menggabungkan diri di bawah nama Aerolíneas Argentinas. Operasi dimulai pada 7 Desember 1950. Pada waktu tersebut, Argentina tidak memiliki fasilitas bandara yang memadai, sehingga pemerintah Juan Perón membangun Bandara Ministro Pistarini; Jenderal Juan Pistarini, yang kemudian namanya dipakai untuk fasilitas ini, merancang dan mengarahkan pembangunannya. Orang kunci bagi pertumbuhan maskapai ini adalah Alfonso Aliaga García, dan Dirk Wessel Van Layden, yang pernah mejadi pilot bagi maskapai penerbangan Perancis Aéropostale (tidak berhubungan dengan Aeroposta) dan berpengaruh dalam meningkatkan standard penerbangan.

DC-3 terbukti menjadi aset yang sangat berharga bagi Aerolíneas Argentinas, sama seperti bagi banyak maskapai lain di seluruh dunia. Pesawat ini mampu terbang dalam rute domestik yang sebelumnya tidak bisa dijangkau – dan tetap mempertahankan rute internasional FAMA. Segera setelah itu, Douglas DC-4 bergabung dengan armada dan layanan penerbangan dibuka menuju Santiago de Chile, Lima, Santa Cruz, dan São Paulo.

Tahun 1950 melihat kehadiran dari DC-6, memungkinkan Aerolíneas Argentinas melakukan terbang malam untuk pertama kalinya. Dengan menggunakan pesawat ini, nama Aerolíneas Argentinas terlihat di terminal Bandar Udara Idlewild New York, bersama juga dengan Havana, Lisbon, London Heathrow, Dakar, dan Rio de Janeiro. Pada akhir dekade ini, jet Comet IV memulai layanan jet komersial di seluruh dunia, dan Aerolíneas sekali lagi ingin menambah kecepatan untuk mengahdapi maskapai penerbangan Amerika Selatan lainnya. Presiden Maskapai Juan José Güiraldes membujuk Presiden Argentina Arturo Frondizi untuk membeli enam pesawat baru ini, dengan pengertian bahwa Aerolíneas akan membayar pesawat ini kemudian. Dan akhirnya, pada tanggal 2 Maret 1959, 'Tres Marías', yang menjadi pesawat jet pertama yang diterbangkan oleh Aerolíneas, mendarat di Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini.

Dengan jet ini, Aerolíneas Argentinas menjaga pertumbuhan stabil pada dekade 1960an, membuka rute menuju London, Paris, Roma, dan Madrid. Dekade 1970an melihat kedatangan dari Boeing 727, 737 dan 747, sebuah strategi pemasaran yang semakin kuat dan perkenalan rute baru menuju Amsterdam, Frankfurt dan Zurich. Aerolíneas Argentinas masuk ke dalam banyak film Jorge Porcel pada waktu tersebut, dan mulai memberi lisensi kepada pabrik mainan untuk memproduksi model pesawat mereka, sebuah kegiatan yang tetap dijaga hingga saat ini.

Pada beberapa waktu setelah Perang Falklands (bahasa Spanyol: Guerra de las Malvinas) tahun 1982, Aerolíneas Argentinas dilarang terbang melewati wilayah udara Britania. Mereka biasanya terbang dari London Gatwick menuju ibukota Argentina, namun penumpang tujuan Argentina harus mengganti pesawat di Madrid Barajas karena larangan ini.[4]

2009 ke depan[sunting | sunting sumber]

Pada 16 November 2009, penerbangan terakhir Boeing 737-200 yang dioperasikan oleh Aerolíneas Argentinas mengambil tempat dalam penebangan dari Buenos Aires-Catamarca-La Rioja-Buenos Aires.[5]

Pada bulan Juni 2010, Aerolíneas Argentinas meluncurkan corak baru untuk membuat gambaran maskapai yang lebih modern. Corak baru ini menggabungkan warna biru dari bendera Argentina dan warna kuning matahari. Maskapai anak perusahaan Austral juga mendapat gambaran baru tersebut. menggunakan corak yang sama dengan Aerolíneas Argentinas, perbedaan Austral diperoleh dari garis merah yang menunjukkan perbedaan dari kedua maskapai.[6]

Privatisasi dan hampir bangkrut[sunting | sunting sumber]

Aerolíneas Argentinas Boeing 747-400 taksi di Bandar Udara Barajas, Spanyol. (2006)
Aerolíneas Argentinas Boeing 737-200 dalam perawatan. (1990an)
Aerolíneas Argentinas Boeing 737-500 di Bandar Udara Bariloche, Argentina. (2009)

Pada 27 Desember 1989 pemerintah mengijinkan privatisasi maskapai dan pada 21 November 1990 Iberia membeli saham sebanyak 30%, dan akhirnya menambahnya hingga 83.5%.[rujukan?] Performa finansial yang terus berlangsung membuat Iberia mengurangi sahamnya hingga tinggal 20%, yang diberikan kepada perusahaan investasi Spanyol, SEPI, dan perusahaan ini direorganisasi menjadi anak perusahaan dari Interinvest. Pada bulan Juli 1998, American Airlines membeli 10% saham di Interinvest, memberinya 8.5% saham di Aerolíneas Argentinas. American kemudian membatalkan kepemilikan tersebut dan Iberia kemudian mengurangi sahamnya di Interinvest menjadi 10%. Rencana agar karyawan mengambil alih 85% saham pada tahun 2000 tidak pernah terealisasi.[7]

Dugaan korupsi dibuat dari basis harga yang dibayar oleh Iberia dan tindakan tersembunyi firma Spanyol (termasuk beberapa operasi penyewaan yang berbelit), dengan harga yang harus dibayar maskapai untuk pembelian kembali asetnya. Berikut manajemen yang dilakukan oleh American Airlines dan konglomerat milik negara Spanyol SEPI membawa Aerolíneas Argentinas ke dalam kondisi hampir krisis teminal pada tahun 2001.[rujukan?]

Aerolíneas Argentinas saat dibeli Iberia, dan saat dijual.[rujukan?]

Item 1991 2001 2009
Aset (Tidak termasuk rute, Juta AS$) 650 ? ?
Neraca tahunan (Juta AS$) 18 -390 ?
Pinjaman (Juta AS$) ? cc. 1000 ?
Pesawat (beli/sewa) 28/1 1/43 17/32
Simulator penerbangan 3 2 2
Jumlah pekerja 11500 6500 10200
Meja cek in Aerolíneas Argentinas di Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini, Argentina. (2006)

Meskipun Austral menjadi bagian dari konsorsium bersama dengan Iberia untuk membeli Aerolíneas Argentinas, pemilik Austral menjual Cielos del Sur S.A. kepada Iberia. Kedua maskapai tetap terpisah dan tidak pernah digabungkan. Pada akhir dekade 1990an maskapai ini hampir bangkrut; kerugian pada tahun 1999 sekitar 240 juta Dolar AS. Pemerintah Spanyol mencoba untuk menjual saham pengendalinya kepada American Airlines namun tawaran tersebut ditolak.[rujukan?]

Tahun 2001 maskapai diarsipkan untuk perlindungan dari kreditor dan bagian dari bisnis ini dijual. Grupo Marsans membeli 92% saham pada tahun 2001 dan berkomitmen untuk menyuntikkan investasi senilai AS$50 juta dengan perhatian pembukaan kembali penerbangan jarak jauh. Hal ini terealisasi pada 6 November 2001 dengan layanan transatlantik menuju Madrid.[7]

Pada Juni 2001 penerbangan menuju tujuh destinasi internasional dihentikan dan maskapai masuk dalam administrasi. Pada bulan Oktober 2001, kontrol untuk Aerolíneas Argentinas dan Austral dipegang oleh Air Comet,[8] sebuah konsorsium dari maskapai penerbangan swasta Spanyol Spanair, Air Comet dan operator perjalanan Grupo Marsans, yang membeli 92.1% saham.[rujukan?]

Setelah berjuang menghindari tepi kebangkrutan pada sebagian besar tahun 2001, kombinasi dari efek Serangan 11 September 2001 terhadap industri dan Krisis Ekonomi Argentina yang dimulai pada bulan Desember 2001, Aerolíneas dipaksa untuk menutup layanan internasional selama bebrapa hari pada awal tahun 2002. Namun, dana segar datang ($50 juta dari Marsans Group) dan maskapai ini segera memulai layanannya kembali. Tahun 2002, maskapai ini keluar dari administrasi setelah seorang hakim Buenos Aires menyetujui perjanjian restrukturisasi pinjamannya dengan kreditor.[9]

Maskapai ini mengalami pemogokan pilot pada bulan November 2005. Setelah sembilan hari negosiasi, maskapai dan pilotnya mencapai kesepakatan.

Pada 21 Juli 2008, pemerintah Argentina kembali membawa maskapai ke dalam kendali pemerintah setelah membeli 99.4% saham dengan harga yang tidak dipublikasikan. Sisa 0.6% masih tetap dimiliki oleh karyawan perusahaan.[10]

Pada 3 September 2008, Senat Argentina menyetujui nasionalisasi Aerolíneas Argentinas dan anak perusahaannya Austral Líneas Aéreas dengan voting 46-21 yang menyetujui pengambilalihan.[11]

Aerolíneas akan melakukan perjanjian untuk memulai menjadi anggota SkyTeam. Maskapai ini diharapkan bergabung dengan aliansi pada tahun 2012.[12] Aerolíneas Argentinas adalah satu-satunya anggota dari Amerika Selatan.[13] Corak baru diperkenalkan pada bulan September 2010.[14]

Destinasi[sunting | sunting sumber]

Armada[sunting | sunting sumber]

interior dari Aerolíneas Argentinas Airbus A340-211. (2006)

Saat ini[sunting | sunting sumber]

Armada Aerolíneas Argentinas terdiri dari pesawat sebagai berikut (pada 19 Desember 2010):[15][16][17]

Armada Aerolíneas Argentinas
Pesawat Dalam armada Pesanan Penumpang Catatan
C Y Total
Airbus A340-200 4 0 32 217 249
Airbus A340-300 3 3 32 248 280 LV-BIT (bekas BWIA 9Y-TJN, bekas Air Canada C-FTNP)[18]
LV-BMT (bekas Air Mauritius, bekas Air Jamaica, bekas Air Canada)[19]
LV-CEK (bekas Air Mauritius 3B-NAV, bekas Ansett Worldwide Aviation Services EI-EHZ)[20]
Boeing 737-500 16 0 8 100 108 Akan dihapus 2011-2012; pengganti: Boeing 737-700
Boeing 737-700 14 8[21] 8 120 128 10 dilengkapi dengan winglets; dikirimkan 2011-2012
Total 39 15 Data terakhir: 14 Januari 2011

*Catatan: Kelas bisnis disebut Club Condor

Usia rata-rata armada Aerolíneas Argentinas adalah 14,3 tahun pada Oktober 2010.

Modernisasi[sunting | sunting sumber]

Aerolíneas Argentinas mulai memodernisasi armada mereka pada tahun 2009:

  • Pada awal tahun 2009, Aerolíneas Argentinas setuju untuk membeli 2 Boeing 737-700 dan menyewa 10 pesawat yang lain. Pesawat baru ini akan menggantikan pesawat Boeing 737-200 yang sudah menua.
  • Pada 17 Oktober 2009, Aerolíneas Argentinas mengumumkan bahwa mereka sedang mengincar 6 pesawat Boeing 737-800 untuk melengkapi 12 Boeing 737-700 dan untuk menggantikan 12 pesawat Boeing 737-500 yang sudah menua.[22] Pada hari yang sama juga terungkap bahwa mereka sedang melakukan negosiasi untuk memperoleh 6 pesawat Airbus A330-200 dan 7 Airbus A340-600 dari pesanan yang dilakukan oleh Grupo Marsans; namun, jumlah tersebut tidak sesuai dengan buku pesanan Airbus.[23][24] Dengan pesawat jarak jauh yang sudah direncanakan mereka akan memulai kembali layanan menuju Cape Town, New York City dan destinasi lainnya bersama dengan ekspansi lebih lanjut. Aerolíneas Argentinas berencana untuk menambah pesawat baru pada Februari 2010 dengan rentang waktu pengiriman antara 14 sampai 16 bulan.[25]
  • Maskapai mengumumkan pada 22 November 2010 keinginannya untuk menambah 3 Airbus A330 dan tamabaha 3 pesawat Airbus A340 selama tahun 2011.[26], dan bahwa mereka setuju untuk menyewa 10 pesawat bekas Virgin Blue Boeing 737-700 dari penyewaan pesawat ILFC yang dikirimkan tahun 2011 dan 2012.[27]

Pensiun[sunting | sunting sumber]

Pesawat Aerolíneas Argentinas di Aeroparque Jorge Newbery, Argentina. (2009)

Aerolíneas Argentinas juga pernah mengoperasikan pesawat sebagai berikut:[28]

Insiden dan kecelakaan[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan pusat data Aviation Safety Network, kecelakaan terakhir yang menimbulkan kematian terjadi tahun 1970.

Aviation Safety Network melaporkan terjadi 42 kecelakaan dan insiden Aerolíneas Argentinas sejak tahun 1950.[37]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Aerolíneas Argentinas - Flag Carrier
  2. ^ "Suppliers Registration." Aerolíneas Argentinas. Retrieved on May 9, 2010. "547 Bouchard St. – 5th floor, Autonomous City of Buenos Aires."
  3. ^ "SkyTeam Headlines." SkyTeam To Welcome Aerolíneas Argentinas As Future Member.
  4. ^ Aerolíneas Argentinas History
  5. ^ Last Aerolíneas Argentinas 737-200 flight
  6. ^ Our New Image
  7. ^ a b "Directory: World Airlines". Flight International. 2007-03-27. hlm. 48. 
  8. ^ http://www.fundinguniverse.com/company-histories/Aeroliacute;neas-Argentinas-SA-Company-History1.html
  9. ^ Aerolíneas Argentinas history
  10. ^ Argentine government buy back Aerolíneas Argentinas
  11. ^ International Herald Tribune
  12. ^ [1]
  13. ^ [2]
  14. ^ [3]
  15. ^ Aerolineas Argentinas Fleet - airfleets.net
  16. ^ Aerolíneas Argentinas Fleet - CH-Aviation
  17. ^ Aerolíneas Argentinas Fleet (Official Website)
  18. ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
  19. ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
  20. ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
  21. ^ Aerolineas Argentinas continues to make progress 19 Nov 2010
  22. ^ Aerolíneas Argentinas to acquire 6 Boeing 737-800 aircraft
  23. ^ Daftar operator Airbus A340
  24. ^ Daftar operator Airbus A330
  25. ^ Aerolíneas Argentinas to try and lease 13 long haul aircraft
  26. ^ ALTA2010: Aerolíneas seeks to add A330s 23 November 2010
  27. ^ ALTA 2010: Aerolíneas to grow 737NG fleet through ILFC leases 22 November 2010
  28. ^ Aerolíneas Argentinas retired fleet (Airbus, Boeing and McDonnell Douglas aircraft)
  29. ^ History 1960-69, Aerolíneas' website (Spanyol) retrieved 2009-01-21
  30. ^ Aerolíneas Argentinas Cargo Boeing 707-320C picture
  31. ^ Aerolíneas Argentinas retires last Boeing 737-200
  32. ^ Aerolíneas Argentinas Cargo Boeing 737-300F picture
  33. ^ "Traffic cops of the sky", The Spokesman-Review, June 20, 1981, pC-1
  34. ^ a b "Cholera Kills One and Fells Many on Flight," The New York Times
  35. ^ "Contaminated Food Causes Flight Fatality," FDA Consumer
  36. ^ "Fatal Boeing 747 Events," Airsafe
  37. ^ Aviation Safety Network report for Aerolíneas Argentinas accidents or incidents

Pranala luar[sunting | sunting sumber]