Aerolineas Argentinas
| Aerolíneas Argentinas | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|||||||
| Didirikan | 1950 | ||||||
| Hub | Aeroparque Jorge Newbery (Domestik dan regional) Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini (International) |
||||||
| Kota fokus | Bandar Udara Internasional Ingeniero Ambrosio L.V. Taravella | ||||||
| Program frequent flyer | Aerolíneas Plus | ||||||
| Lounge penumpang | VIP Lounge | ||||||
| Aliansi | SkyTeam (2012) | ||||||
| Anak perusahaan | Austral Líneas Aéreas | ||||||
| Ukuran armada | 42 (+17 pesanan) | ||||||
| Kota tujuan | 56 | ||||||
| Perusahaan induk | Pemerintah Argentina (99.4%) | ||||||
| Kantor pusat | Buenos Aires, Argentina | ||||||
| Orang penting | Mariano Recalde (CEO) Andrés Fabre (COO) |
||||||
| Situs web | www.aerolineas.com.ar | ||||||
Aerolíneas Argentinas (Bahasa Spanyol dari: Argentine Airlines) adalah maskapai penerbangan terbesar di Argentina dan menjadi maskapai penerbangan nasional Argentina.[1] Maskapai ini, yang berbasis di Buenos Aires,[2] beroperasi dari hub maskapai di Aeroparque Jorge Newbery untuk penerbangan domestik dan regional dan Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini untuk layanan internsional. Aerolíneas Argentinas akan bergabung dengan SkyTeam pada tahun 2012. [3]
Daftar isi |
[sunting] Sejarah
Sejarah maskapai ini dapat ditelusuri sejak tahun 1929, ketika maskapai Aeroposta Argentina memulai operasinya. Pemerintah Argentina, yang menyadari luasnya wilayah Argentina dan kebutuhan akan jaringan transportasi yang cepat dan mampu menghubungkan kota besar dan kota kecil, kemudian mendirikan sebuah perusahaan penerbangan untuk mengangkut penumpang dan surat. Dua tujuan yang dilayani adalah Mendoza dan Posadas. orang Perancis Jean Mermoz dan Antoine de Saint-Exupéry adalah pilot-pilot pertama di maskapai tercebut.
Tahun 1946, pemerintah Argentina memwajibkan beberapa organisasi di maskapai penrbangan di negara tersebut untuk membentuk sistem perusahaan dengan pemilik gabungan. Selain Aeroposta, tiga perusahaan gabungan baru juga dibentuk dari maskapai yang terbentuk pada dekade 1930an. ALFA (Aviación del Litoral Fluvial Argentino) dibentuk dengan menggabungkan dua maskapai swasta, FAMA (Flota Aérea Mercante Argentina), yang memulai preseden baru dalam penerbangan internasional di negara ini, mengoperasikan Avro York dalam layanan menuju Eropa, dan ZONDA (Zonas Oeste y Norte de Aerolíneas Argentinas) yang mengambil alih jaringan rute domestik PANAGRA di barat laut.
Pada bulan Mei 1949, semia maskapai penerbangan tersebut menggabungkan diri di bawah nama Aerolíneas Argentinas. Operasi dimulai pada 7 Desember 1950. Pada waktu tersebut, Argentina tidak memiliki fasilitas bandara yang memadai, sehingga pemerintah Juan Perón membangun Bandara Ministro Pistarini; Jenderal Juan Pistarini, yang kemudian namanya dipakai untuk fasilitas ini, merancang dan mengarahkan pembangunannya. Orang kunci bagi pertumbuhan maskapai ini adalah Alfonso Aliaga García, dan Dirk Wessel Van Layden, yang pernah mejadi pilot bagi maskapai penerbangan Perancis Aéropostale (tidak berhubungan dengan Aeroposta) dan berpengaruh dalam meningkatkan standard penerbangan.
DC-3 terbukti menjadi aset yang sangat berharga bagi Aerolíneas Argentinas, sama seperti bagi banyak maskapai lain di seluruh dunia. Pesawat ini mampu terbang dalam rute domestik yang sebelumnya tidak bisa dijangkau – dan tetap mempertahankan rute internasional FAMA. Segera setelah itu, Douglas DC-4 bergabung dengan armada dan layanan penerbangan dibuka menuju Santiago de Chile, Lima, Santa Cruz, dan São Paulo.
Tahun 1950 melihat kehadiran dari DC-6, memungkinkan Aerolíneas Argentinas melakukan terbang malam untuk pertama kalinya. Dengan menggunakan pesawat ini, nama Aerolíneas Argentinas terlihat di terminal Bandar Udara Idlewild New York, bersama juga dengan Havana, Lisbon, London Heathrow, Dakar, dan Rio de Janeiro. Pada akhir dekade ini, jet Comet IV memulai layanan jet komersial di seluruh dunia, dan Aerolíneas sekali lagi ingin menambah kecepatan untuk mengahdapi maskapai penerbangan Amerika Selatan lainnya. Presiden Maskapai Juan José Güiraldes membujuk Presiden Argentina Arturo Frondizi untuk membeli enam pesawat baru ini, dengan pengertian bahwa Aerolíneas akan membayar pesawat ini kemudian. Dan akhirnya, pada tanggal 2 Maret 1959, 'Tres Marías', yang menjadi pesawat jet pertama yang diterbangkan oleh Aerolíneas, mendarat di Bandar Udara Internasional Ministro Pistarini.
Dengan jet ini, Aerolíneas Argentinas menjaga pertumbuhan stabil pada dekade 1960an, membuka rute menuju London, Paris, Roma, dan Madrid. Dekade 1970an melihat kedatangan dari Boeing 727, 737 dan 747, sebuah strategi pemasaran yang semakin kuat dan perkenalan rute baru menuju Amsterdam, Frankfurt dan Zurich. Aerolíneas Argentinas masuk ke dalam banyak film Jorge Porcel pada waktu tersebut, dan mulai memberi lisensi kepada pabrik mainan untuk memproduksi model pesawat mereka, sebuah kegiatan yang tetap dijaga hingga saat ini.
Pada beberapa waktu setelah Perang Falklands (bahasa Spanyol: Guerra de las Malvinas) tahun 1982, Aerolíneas Argentinas dilarang terbang melewati wilayah udara Britania. Mereka biasanya terbang dari London Gatwick menuju ibukota Argentina, namun penumpang tujuan Argentina harus mengganti pesawat di Madrid Barajas karena larangan ini.[4]
[sunting] 2009 ke depan
Pada 16 November 2009, penerbangan terakhir Boeing 737-200 yang dioperasikan oleh Aerolíneas Argentinas mengambil tempat dalam penebangan dari Buenos Aires-Catamarca-La Rioja-Buenos Aires.[5]
Pada bulan Juni 2010, Aerolíneas Argentinas meluncurkan corak baru untuk membuat gambaran maskapai yang lebih modern. Corak baru ini menggabungkan warna biru dari bendera Argentina dan warna kuning matahari. Maskapai anak perusahaan Austral juga mendapat gambaran baru tersebut. menggunakan corak yang sama dengan Aerolíneas Argentinas, perbedaan Austral diperoleh dari garis merah yang menunjukkan perbedaan dari kedua maskapai.[6]
[sunting] Privatisasi dan hampir bangkrut
Pada 27 Desember 1989 pemerintah mengijinkan privatisasi maskapai dan pada 21 November 1990 Iberia membeli saham sebanyak 30%, dan akhirnya menambahnya hingga 83.5%.[rujukan?] Performa finansial yang terus berlangsung membuat Iberia mengurangi sahamnya hingga tinggal 20%, yang diberikan kepada perusahaan investasi Spanyol, SEPI, dan perusahaan ini direorganisasi menjadi anak perusahaan dari Interinvest. Pada bulan Juli 1998, American Airlines membeli 10% saham di Interinvest, memberinya 8.5% saham di Aerolíneas Argentinas. American kemudian membatalkan kepemilikan tersebut dan Iberia kemudian mengurangi sahamnya di Interinvest menjadi 10%. Rencana agar karyawan mengambil alih 85% saham pada tahun 2000 tidak pernah terealisasi.[7]
Dugaan korupsi dibuat dari basis harga yang dibayar oleh Iberia dan tindakan tersembunyi firma Spanyol (termasuk beberapa operasi penyewaan yang berbelit), dengan harga yang harus dibayar maskapai untuk pembelian kembali asetnya. Berikut manajemen yang dilakukan oleh American Airlines dan konglomerat milik negara Spanyol SEPI membawa Aerolíneas Argentinas ke dalam kondisi hampir krisis teminal pada tahun 2001.[rujukan?]
Aerolíneas Argentinas saat dibeli Iberia, dan saat dijual.[rujukan?]
| Item | 1991 | 2001 | 2009 |
|---|---|---|---|
| Aset (Tidak termasuk rute, Juta AS$) | 650 | ? | ? |
| Neraca tahunan (Juta AS$) | 18 | -390 | ? |
| Pinjaman (Juta AS$) | ? | cc. 1000 | ? |
| Pesawat (beli/sewa) | 28/1 | 1/43 | 17/32 |
| Simulator penerbangan | 3 | 2 | 2 |
| Jumlah pekerja | 11500 | 6500 | 10200 |
Meskipun Austral menjadi bagian dari konsorsium bersama dengan Iberia untuk membeli Aerolíneas Argentinas, pemilik Austral menjual Cielos del Sur S.A. kepada Iberia. Kedua maskapai tetap terpisah dan tidak pernah digabungkan. Pada akhir dekade 1990an maskapai ini hampir bangkrut; kerugian pada tahun 1999 sekitar 240 juta Dolar AS. Pemerintah Spanyol mencoba untuk menjual saham pengendalinya kepada American Airlines namun tawaran tersebut ditolak.[rujukan?]
Tahun 2001 maskapai diarsipkan untuk perlindungan dari kreditor dan bagian dari bisnis ini dijual. Grupo Marsans membeli 92% saham pada tahun 2001 dan berkomitmen untuk menyuntikkan investasi senilai AS$50 juta dengan perhatian pembukaan kembali penerbangan jarak jauh. Hal ini terealisasi pada 6 November 2001 dengan layanan transatlantik menuju Madrid.[7]
Pada Juni 2001 penerbangan menuju tujuh destinasi internasional dihentikan dan maskapai masuk dalam administrasi. Pada bulan Oktober 2001, kontrol untuk Aerolíneas Argentinas dan Austral dipegang oleh Air Comet,[8] sebuah konsorsium dari maskapai penerbangan swasta Spanyol Spanair, Air Comet dan operator perjalanan Grupo Marsans, yang membeli 92.1% saham.[rujukan?]
Setelah berjuang menghindari tepi kebangkrutan pada sebagian besar tahun 2001, kombinasi dari efek Serangan 11 September 2001 terhadap industri dan Krisis Ekonomi Argentina yang dimulai pada bulan Desember 2001, Aerolíneas dipaksa untuk menutup layanan internasional selama bebrapa hari pada awal tahun 2002. Namun, dana segar datang ($50 juta dari Marsans Group) dan maskapai ini segera memulai layanannya kembali. Tahun 2002, maskapai ini keluar dari administrasi setelah seorang hakim Buenos Aires menyetujui perjanjian restrukturisasi pinjamannya dengan kreditor.[9]
Maskapai ini mengalami pemogokan pilot pada bulan November 2005. Setelah sembilan hari negosiasi, maskapai dan pilotnya mencapai kesepakatan.
Pada 21 Juli 2008, pemerintah Argentina kembali membawa maskapai ke dalam kendali pemerintah setelah membeli 99.4% saham dengan harga yang tidak dipublikasikan. Sisa 0.6% masih tetap dimiliki oleh karyawan perusahaan.[10]
Pada 3 September 2008, Senat Argentina menyetujui nasionalisasi Aerolíneas Argentinas dan anak perusahaannya Austral Líneas Aéreas dengan voting 46-21 yang menyetujui pengambilalihan.[11]
Aerolíneas akan melakukan perjanjian untuk memulai menjadi anggota SkyTeam. Maskapai ini diharapkan bergabung dengan aliansi pada tahun 2012.[12] Aerolíneas Argentinas adalah satu-satunya anggota dari Amerika Selatan.[13] Corak baru diperkenalkan pada bulan September 2010.[14]
[sunting] Destinasi
[sunting] Armada
[sunting] Saat ini
Armada Aerolíneas Argentinas terdiri dari pesawat sebagai berikut (pada 19 Desember 2010):[15][16][17]
| Pesawat | Dalam armada | Pesanan | Penumpang | Catatan | ||
|---|---|---|---|---|---|---|
| C | Y | Total | ||||
| Airbus A340-200 | 4 | 0 | 32 | 217 | 249 | |
| Airbus A340-300 | 3 | 3 | 32 | 248 | 280 | LV-BIT (bekas BWIA 9Y-TJN, bekas Air Canada C-FTNP)[18] LV-BMT (bekas Air Mauritius, bekas Air Jamaica, bekas Air Canada)[19] LV-CEK (bekas Air Mauritius 3B-NAV, bekas Ansett Worldwide Aviation Services EI-EHZ)[20] |
| Airbus A340-600 | 0 | 4[21] | ||||
| Boeing 737-500 | 16 | 0 | 8 | 100 | 108 | Akan dihapus 2011-2012; pengganti: Boeing 737-700 |
| Boeing 737-700 | 14 | 8[22] | 8 | 120 | 128 | 10 dilengkapi dengan winglets; dikirimkan 2011-2012 |
| Boeing 747-400 | 3 | 0 | 42 | 379 | 421 | |
| McDonnell Douglas MD-83 | 1 | 0 | 8 | 140 | 148 | |
| McDonnell Douglas MD-88 | 2 | 0 | 8 | 140 | 148 | |
| Total | 42 | 15 | Data terakhir: 14 Januari 2011 | |||
*Catatan: Kelas bisnis disebut Club Condor
Usia rata-rata armada Aerolíneas Argentinas adalah 14,3 tahun pada Oktober 2010.
[sunting] Modernisasi
Aerolíneas Argentinas mulai memodernisasi armada mereka pada tahun 2009:
- Pada awal tahun 2009, Aerolíneas Argentinas setuju untuk membeli 2 Boeing 737-700 dan menyewa 10 pesawat yang lain. Pesawat baru ini akan menggantikan pesawat Boeing 737-200 yang sudah menua.
- Pada 17 Oktober 2009, Aerolíneas Argentinas mengumumkan bahwa mereka sedang mengincar 6 pesawat Boeing 737-800 untuk melengkapi 12 Boeing 737-700 dan untuk menggantikan 12 pesawat Boeing 737-500 yang sudah menua.[23] Pada hari yang sama juga terungkap bahwa mereka sedang melakukan negosiasi untuk memperoleh 6 pesawat Airbus A330-200 dan 7 Airbus A340-600 dari pesanan yang dilakukan oleh Grupo Marsans; namun, jumlah tersebut tidak sesuai dengan buku pesanan Airbus.[21][24] Dengan pesawat jarak jauh yang sudah direncanakan mereka akan memulai kembali layanan menuju Cape Town, New York City dan destinasi lainnya bersama dengan ekspansi lebih lanjut. Aerolíneas Argentinas berencana untuk menambah pesawat baru pada Februari 2010 dengan rentang waktu pengiriman antara 14 sampai 16 bulan.[25]
- Maskapai mengumumkan pada 22 November 2010 keinginannya untuk menambah 3 Airbus A330 dan tamabaha 3 pesawat Airbus A340 selama tahun 2011.[26], dan bahwa mereka setuju untuk menyewa 10 pesawat bekas Virgin Blue Boeing 737-700 dari penyewaan pesawat ILFC yang dikirimkan tahun 2011 dan 2012.[27]
[sunting] Pensiun
Aerolíneas Argentinas juga pernah mengoperasikan pesawat sebagai berikut:[28]
- Airbus A310-324
- Airbus A310-325ET
- Airbus A320-212
- Avro York
- Avro/Hawker Siddeley HS 748[29]
- Boeing 707-320B
- Boeing 707-320C - 2 digunakan untuk Aerolíneas Argentinas Cargo[30]
- Boeing 727-23
- Boeing 727-200Adv
- Boeing 737-200 - pesawat terakhir pensiun pada 16 November 2009[31]
- Boeing 737-300F - Aerolíneas Argentinas Cargo[32]
- Boeing 747SP
- Boeing 747-200
- de Havilland Comet IV
- Douglas DC-3
- Douglas DC-4
- Douglas DC-6
- Fokker F28 Mk-1000
- Fokker F28 Mk-4000
- McDonnell Douglas MD-88
- Sud Aviation SE-210 Caravelle III
- Short Sandringham
[sunting] Insiden dan kecelakaan
- Pada 27 agustus 1959, sebuah De Havilland Comet4, registrasi LV-AHP, jatuh di dekat landasan pacu Bandar Udara Internasional Silvio Pettirossi, di Asunción, Paraguay. 2 dari 50 orang tewas.
- Pada 23 november 1961, Aerolíneas Argentinas Penerbangan 322, mengoperasikan sebuah pesawat jet De Havilland Comet4C, registrasi LV-AHR, dengan rute dari Buenos Aires menuju New York, melalui Campinas dan Trinidad, yatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Viracopos-Campinas disebabkan oleh kesalahan pilot dan cuaca buruk. Seluruh 52 orang tewas.
- Pada 4 Februari 1970, Aerolíneas Argentinas Penerbangan 707, sebuah Avro 748-105 jatuh setelah pilot kehilangan kontrol pesawat. Pesawat jatuh di Loma Alta, Argentina dan menewaskan seluruh 37 penumpang dan awak pesawat.
- Pada 20 Februari 1981, Aerolíneas Argentinas Penerbangan 342, sebuah Boeing 707 dari Guayaquil sedang turun dari ketinggian 1.500 kaki (460 m) saat mendekati New York JFK dalam kabut tebal, berada pada jarak 75 detik dari tabrakan dengan antena tower satu di World Trade Center. Petugas Pengendali Lalu Lintas Udara, Donald Zimmerman, berhasil memperingatkan pesawat untuk berbeluk kanan dan naik.[33]
- Pada 20 Februari 1992, udang yang terkontaminasi dengan kolera dikirimkan dengan Aerolíneas Argentinas Penerbangan 386, sebuah Boeing 747 tujuan Los Angeles dari Buenos Aires melalui Lima, Peru. Udang terkontaminasi tersebut memasuki pesawat di Lima. 76 penumpang menjadi sakit setelah mendarat di Los Angeles. Salah satu penumpang yang sakit, pria 70 tahun bernama Anibal Cufre,[34] tewas akibat sakit.[35][36] Dari 336 penumpang, Amerika Serikat merupakan tujuan akhir bagi 297 orang. Dua penumpang bertujuan ke Kanada, sedangkan 37 orang bertujuan ke Jepang. Makanan terkontaminasi kolera tidak menyebar ke daerah lain.[34]
Berdasarkan pusat data Aviation Safety Network, kecelakaan terakhir yang menimbulkan kematian terjadi tahun 1970.
Aviation Safety Network melaporkan terjadi 42 kecelakaan dan insiden Aerolíneas Argentinas sejak tahun 1950.[37]
[sunting] Referensi
- ^ Aerolíneas Argentinas - Flag Carrier
- ^ "Suppliers Registration." Aerolíneas Argentinas. Retrieved on May 9, 2010. "547 Bouchard St. – 5th floor, Autonomous City of Buenos Aires."
- ^ "SkyTeam Headlines." SkyTeam To Welcome Aerolíneas Argentinas As Future Member.
- ^ Aerolíneas Argentinas History
- ^ Last Aerolíneas Argentinas 737-200 flight
- ^ Our New Image
- ^ a b "Directory: World Airlines", Flight International, 27 Maret 2007, p. 48.
- ^ http://www.fundinguniverse.com/company-histories/Aeroliacute;neas-Argentinas-SA-Company-History1.html
- ^ Aerolíneas Argentinas history
- ^ Argentine government buy back Aerolíneas Argentinas
- ^ International Herald Tribune
- ^ [1]
- ^ [2]
- ^ [3]
- ^ Aerolineas Argentinas Fleet - airfleets.net
- ^ Aerolíneas Argentinas Fleet - CH-Aviation
- ^ Aerolíneas Argentinas Fleet (Official Website)
- ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
- ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
- ^ AIRLINERS.NET 14 Jan 2011
- ^ a b List of Airbus A340 operators
- ^ Aerolineas Argentinas continues to make progress 19 Nov 2010
- ^ Aerolíneas Argentinas to acquire 6 Boeing 737-800 aircraft
- ^ Daftar operator Airbus A330
- ^ Aerolíneas Argentinas to try and lease 13 long haul aircraft
- ^ ALTA2010: Aerolíneas seeks to add A330s 23 November 2010
- ^ ALTA 2010: Aerolíneas to grow 737NG fleet through ILFC leases 22 November 2010
- ^ Aerolíneas Argentinas retired fleet (Airbus, Boeing and McDonnell Douglas aircraft)
- ^ History 1960-69, Aerolíneas' website (Spanyol) retrieved 2009-01-21
- ^ Aerolíneas Argentinas Cargo Boeing 707-320C picture
- ^ Aerolíneas Argentinas retires last Boeing 737-200
- ^ Aerolíneas Argentinas Cargo Boeing 737-300F picture
- ^ "Traffic cops of the sky", The Spokesman-Review, June 20, 1981, pC-1
- ^ a b "Cholera Kills One and Fells Many on Flight," The New York Times
- ^ "Contaminated Food Causes Flight Fatality," FDA Consumer
- ^ "Fatal Boeing 747 Events," Airsafe
- ^ Aviation Safety Network report for Aerolíneas Argentinas accidents or incidents
[sunting] Pranala luar
| Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai: |