×××HOLiC

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
×××HOLiC
Genre Fantasi, Supernatural, Seinen
Manga
Pengarang  CLAMP
Penerbit  Bendera Jepang Kodansha
Penerbit lainnya Bendera Indonesia Level Comics
Bendera KanadaBendera Amerika Serikat Del Rey
Bendera Brasil Editora JBC
France Pika Éditions
Bendera Spanyol Norma Editorial
Bendera Meksiko Editorial Vid
Bendera Britania Raya Tanoshimi
Bendera Italia Star Comics
Film anime
xxxHolic - A Midsummer Night's Dream
Sutradara  Tsutomu Mizushima
Studio Production I.G
Durasi 1:00:00
Seri anime TV
Sutradara  Tsutomu Mizushima
Studio Production I.G
Jaringan TBS (Tokyo Broadcasting System)
Novel ringan
xxxHolic: Another Holic Randoruto-kan Aerosol
Pengarang  Ishin Nishio
Penerbit  Kodansha
Karya yang berhubungan
Portal Anime dan Manga

×××HOLiC (dibaca -holic seperti pada alcoholic; "×××" tidak dibaca) adalah sebuah seri manga yang diproduksi dan diterbitkan oleh CLAMP. Sebelumnya, manga ini pernah diterbitkan di Kodansha's Young KC Deluxe secara periodik sejak tahun 2003 dan saat ini dipublikasikan di Amerika Serikat oleh Del Rey Manga.

Film animasinya, xxxHOLiC - A Midsummer Night's Dream (劇場版 ×××HOLiC 真夏ノ夜ノ夢 Gekijōban Horikku - Manatsu no Yoru no Yume?), telah dirilis di Jepang pada tanggal 20 Agustus 2005. DVD-nya juga telah dirilis pada bulan Februari 2006 sementara serial animasi TV-nya sudah disiarkan oleh TBS pada tanggal 6 April 2006 di Jepang. Lisensi film dan serial TV-nya di Amerika Serikat saat ini dipegang oleh FUNimation

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Watanuki Kimihiro tidak bisa dibilang mengawali hari dengan baik setiap paginya. Bukan karena ia malas atau semacamnya, melainkan karena setiap pagi dia harus main kucing-kucingan dengan segala macam roh dan hal-hal yang semacam itu, tanpa ia ketahui pasti penyebabnya. Nasibnya berubah ketika suatu pagi ia menyentuh pagar sebuah rumah. Semua makhluk jejadian yang menguntitnya mendadak lenyap. Penasaran, Watanuki mengintip ke dalam, kemudian seolah ditarik kekuatan tak terlihat, ia terseret masuk ke dalam bangunan di dalam pagar itu. Dua anak kecil menyambut kemudian mengantarnya ke hadapan orang yang mereka sebut majikan, seorang wanita cantik berambut hitam. Watanuki mengatakan hanya kebetulan saja dia datang di sana, yang langsung ditanggapi oleh wanita itu bahwa semua yang ada di dunia ini telah digariskan. Tidak ada yang namanya kebetulan. Watanuki tentu saja tidak langsung paham maksud wanita itu. Wanita itu kemudian mendefinisikan apa itu makna ‘telah digariskan’ dengan amat gamblang, kemudian mengakhiri penjelasannya dengan mengatakan semua itu dikutipnya dari kamus Kodansha. Kontan saja Watanuki mengomel tak keruan karena menganggap wanita itu membodohinya. Mengacuhkan kemarahan Watanuki, tanpa diminta wanita itu memperkenalkan diri sebagai Ichihara Yūko, tapi menambahkan bahwa itu adalah nama palsu, membuat Watanuki semakin kesal.

Setelah segala sumpah serapah dikeluarkan, Yūko akhirnya memberitahu Watanuki bahwa tempat mereka berada saat ini adalah ‘Toko’ kepunyaan Yūko. ‘Toko’ yang akan mengabulkan semua permohonan orang yang datang ke sana, tetapi memerlukan ‘harga’ yang sesuai dengan permohonan itu. ‘Harga’ yang dimaksud Yūko tidak terbatas pada uang atau materi. Bisa juga ‘jiwa’ si pemohon. Tapi ‘jiwa’ yang dimaksud Yūko bukanlah nyawa melainkan ‘sesuatu’ yang berharga bagi pemiliknya. Setelah menunjukkan kekuatannya, Yūko menawarkan diri untuk membantu Watanuki menghilangkan bakat melihat makhluk-makhluk yang disebutnya dengan Ayakashi, tetapi karena bakat itu ternyata berakar sangat dalam dalam darah keluarga Watanuki, Yūko tak bisa melakukannya saat itu juga. Ia kemudian memutuskan, ‘harga’ yang seimbang dengan penghilangan bakat itu adalah kerja di ‘toko’nya. Itu berarti, beres-beres, belanja, memasak dan segala pekerjaan rumah tangga lainnya. Watanuki pun menyetujuinya.

Hari-hari pertama kerja Watanuki sudah dihiasi dengan kasus yang tidak menyenangkan. Seorang wanita yang mendatangi ‘toko’ tewas di depan matanya karena tertabrak mobil. Menurut Yūko, memang tidak selamanya barang yang ada di ‘toko’nya itu membawa kebahagiaan. Walau tidak bisa melupakannya begitu saja, Watanuki belajar menerima kenyataan itu. Pekerjaan Watanuki tidak terbatas membersihkan ‘toko’ dan melayani Yūko saja. Kadang-kadang ia juga harus menghadapi Ayakashi mulai dari yang bersahabat sampai yang mengincar jiwanya. Dan, tidak terkecuali, manusia dengan keiinginan yang sangat kuat, sehingga kadang malah menghancurkan diri sendiri. Hari-hari perjuangan Watanuki untuk bisa bebas tampaknya masih jauh dari akhir.

Tokoh[sunting | sunting sumber]

Kimihiro Watanuki (四月一日君尋 Watanuki Kimihiro?)
(Pengisi suara: Jun Fukuyama)
Tokoh utama cerita ini. Terlahir dengan kekuatan untuk melihat dan menarik Ayakashi membuat cowok ini sering uring-uringan sejak kecil, padahal sebenarnya ia anak baik yang hanya ingin menjalani hidup dengan biasa saja. Demi menghilangkan kemampuannya, ia bekerja part time di ‘toko’ misterius Yūko dan menghabiskan hari-harinya dengan marah-marah karena menghadapi Yūko memang bukan hal yang mudah. Selain itu, jumlah harta penyihir itu pun tidak main-main, sehingga hari pembersihan besar-besaran biasanya akan jadi kerja keras baginya. Nama ‘Kimihiro’ adalah pemberian almarhum ibunya. Ketika Watanuki kecil, kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan besar demi melindungi dirinya. Salah satu hal yang ditakutkan Watanuki adalah arwah orang tuanya mungkin tidak tenang, tetapi ramalan seorang kenalan Yūko menghapus keraguan itu dari hatinya. Dari almarhum ayahnya, Watanuki mewarisi keahlian memasak yang diakui tanpa kecuali oleh semua kenalannya. Dan walau tak pernah mengatakannya secara langsung, ia sebenarnya bangga dengan kenyataan itu. Selain dengan penghuni 'toko', ia cukup akrab dengan Zashikiwarashi dan ayah-anak rubah penjual Kitsune Oden yang merupakan kenalan lama Yūko. Belakangan, kekuatan spiritualnya meningkat setelah menerima mata baru. Kalau sudah menyangkut jiwa orang yang penting baginya, biasanya Watanuki tidak ragu-ragu mengorbankan dirinya sekalipun, lupa bahwa masih ada orang yang akan bersedih jika tidak ada dirinya.
Yūko Ichihara (壱原侑子 Ichihara Yūko?)
(Pengisi suara: Sayaka Ohara)
Yuko adalah seorang penyihir terhebat, yang hanya sedikit sekali jumlahnya. Julukannya adalah Penyihir Dimensi, dengan kekuatan utama mengabulkan segala permintaan. Kesan pertama melihat wanita ini adalah anggun dan cantik. Tapi jangan tertipu dengan penampilannya, karena walaupun tidak pernah berniat jahat pada orang, Yūko adalah tipe yang mampu membuat orang lain merasa lebih baik dibunuh saja sekalian daripada harus berhadapan dengannya. Suka sekali pesta makan-makan dan minum sake untuk kemudian berakhir sakit kepala [menambah tugas Watanuki]. Singkatnya, jika sedang tidak ‘dinas’ sebagai pemilik ‘toko’, Yūko tak ubahnya seorang yang sableng dan seenak perutnya, serta lebih banyak menghabiskan waktu untuk terkulai di sofa kesayangannya. Tetapi, kekuatan dan kemampuannya memang tidak diragukan lagi. Ia bahkan mampu mengubah ‘manusia’ menjadi ‘dewa’. Tapi ini tidak menjadikan Yūko serba bisa. Ia tetap butuh bantuan orang lain untuk hal-hal tertentu seperti meramal, atau..memperbaiki kulkas. Punya banyak sekali kenalan dari berbagai tempat dan profes. Yūko biasanya sangat realistis dan tidak terlihat terpengaruh sekalipun tahu orang yang mengunjungi ‘toko’nya tewas atau terlibat masalah besar. Tetapi ia tidak akan diam saja jika itu terjadi akibat ulah orang lain, bukan orang yang bersangkutan itu sendiri. ‘Toko’ miliknya tidak bisa dilihat apalagi dimasuki sembarang orang. Hanya orang-orang yang butuh atau punya keiinginan kuat yang bisa.
Shizuka Dōmeki (百目鬼静 Dōmeki Shizuka?)
(Pengisi suara: Kazuya Nakai)
Teman sekelas Watanuki yang tergabung dalam klub panah. Sikapnya cool, menjadikannya dikagumi kebanyakan cewek di sekolah. Seperti kebanyakan karakter cool lainnya, Dōmeki sendiri tampak tidak ambil pusing dengan hal itu. Mungkin karena inilah Watanuki amat sangat tidak menyukainya. Ditambah lagi, Himawari juga selalu ramah pada cowok ini, menambah kejengkelannya. Apes bagi Watanuki, Dōmeki punya bakat untuk menghalau Ayakashi sehingga tak jarang mereka harus beraksi bersama-sama. Dōmeki sendiri sepertinya menganggap Watanuki sebagai teman dan pernah menyelamatkan jiwa Watanuki beberapa kali. Dōmeki bahkan merelakan ‘setengah’ dari sebelah matanya ketika Watanuki kehilangan mata. Paling suka bekal buatan Watanuki walau tentu saja, tidak pernah dikatakannya secara langsung. Selain bekal, ia juga suka menonton segala tingkah polah Watanuki yang dianggapnya ‘Bego’. Dōmeki tidak bisa masuk ataupun melihat ‘toko’ Yūko karena ia tidak punya ‘kebutuhan’ untuk masuk ke sana. Baru setelah kecelakaan yang nyaris merenggut jiwa Wanatuki ia menjadi pengunjung 'toko'.
Himawari Kunogi (九軒ひまわり Kunogi Himawari?)
(Pengisi suara: Shizuka Ito)
Kunogi adalah wanita idaman Watanuki. Meskipun manis, ia seringkali mendatangkan kesialan kepada setiap orang yang berhubungan dengannya.
Mokona=Larg=Modoki
(Pengisi suara: Mika Kikuchi)
Merupakan makhluk ciptaan Yūko dan kenalan lamanya, Clow Reed. Menurut cerita Yūko, ia dan Clow menciptakan Mokona Modoki ini karena terinspirasi oleh seekor makhluk yang pernah mereka temui di masa lalu. Makhluk yang dijuluki bakpau versi hitam oleh Watanuki ini merupakan penghubung dengan Mokona putih yang diberikan Yūko pada Syaoran dan rekan-rekannyaTerlahir dengan nama Lagu / Larg, tapi sepertinya nama itu tidak dipakai lagi oleh Yūko sekarang. Seperti Mokona putih, ia juga sangat iseng dan sasaran kejahilannya tentu saja Watanuki. Kemampuannya tidak sebanyak kembarannya, tapi cukup berguna karena cenderung ke kekuatan spiritual seperti melihat hantu, ‘memakan’ roh jahat dan lain-lain. Dari segi sifat dan kelakukan, makhluk ini jauh lebih riang dan heboh daripada Mokona putih. Bukan hal aneh melihatnya jumpalitan kesana kemari atau menempel di muka Watanuki, membuat cowok itu semakin sering marah-marah. Tetapi, khas sifat penghuni ‘toko’, ia tidak segan untuk membantu Watanuki terutama kalau berhubungan dengan memasak atau sekedar membuat camilan untuk teman minum sake. Seperti Yūko, ia juga sangat suka sake.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]