Æthelwold dari Wessex

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Æthelwold (tahun 868 – 902) atau Æthelwald merupakan salah satu dari kedua putra Raja Æthelred yang dikenal.[1] Putra-putra Æthelred masih kecil ketika ayahanda mereka tewas terbunuh di dalam sebuah pertempuran melawan invasi bangsa Viking Denmark. Ia digantikan oleh adiknya, Alfred yang Agung yang melanjutkan peperangan melawan bangsa Viking dan mendapatkan kemenangan penting didalam Pertempuran Edington pada tahun 878.

Setelah kematian Alfred pada tahun 899, Æthelwold bersengketa takhta dengan putra Alfred, Edward Tua. Sebagai seorang senior Ætheling (pangeran dinasti kerajaan yang berhak atas kedudukan kerajaan), Æthelwold memiliki hak yang kuat atas takhta. Ia berupaya untuk memperkuat pasukan untuk mendukung haknya tersebut, namun tidak mampu mendapat dukungan yang cukup untuk menandingi Edward di medan pertempuran dan melarikan diri ke wilayah yang dikendalikan Viking Northumbria, dimana ia diterima sebagai raja. Pada tahun 901 atau 902 ia berlayar dengan sebuah armada ke Essex, dimana ia juga diterima sebagai raja.

Pada tahun berikutnya Æthelwold membujuk Anglia Timur Dane untuk menyerang wilayah Edward di Wessex dan Mercia. Edward membalas dengan serangan di Anglia Timur, dan ketika ia menarik mundur pasukan Kent bertahan dan bertemu Anglia Timur Dane di Pertempuran Holme. Dane menang namun menderita banyak kerugian, termasuk kematian Æthelwold, yang mengakhiri tantangan pemerintahan Edward.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Pada abad kedelapan, Mercia adalah kerajaan yang terkuat di Inggris selatan, namun pada abad kesembilan Wessex menjadi dominan. Pada tahun 820-an Raja Egbert dari Wessex menguasai selatan-timur Inggris (Kent, Surrey, Sussex dan Essex). Pemerintahannya menyaksikan awal penyerangan bangsa Viking, namun Egbert dan putranya Æthelwulf, yang naik takhta pada tahun 839 mampu menahan serangan mereka.[2] Æthelwulf meninggal pada tahun 858, dan ia memiliki empat orang putra sebagai ahli warisnya. Raja Æthelbald yang meninggal pada tahun 860, dan Raja Æthelberht pada tahun 865; ayahanda Æthelwold, Æthelred, kemudian naik takhta. Di tahun yang sama Viking Tentara Besar Biadab menyerang Inggris. Dalam waktu lima tahun mereka telah menguasai Northumbria dan Anglia Timur, dan memaksa Mercia untuk takluk. Pada akhir tahun 870 bangsa Viking menyerang Wessex, dan pada awal tahun 871 mereka memerangi pasukan dibawah Æthelred dan Alfred dalam empat pertempuran secara berurutan, yang dimana dua pertempuran terakhir Wessex kalah. Æthelred meninggal tak lama setelah perayaan Paskah di tahun itu, meninggalkan putra-putranya yang masih kecil.[3] Primogenitur belum diberlakukan didalam periode ini, dan diyakini bahwa yang menjadi harus orang dewasa sehingga ia digantikan oleh adiknya Alfred.[4]

Pada tahun 878 bangsa Viking menyita Mercia timur dan hampir menaklukkan Wessex, dan Alfred menjadi buronan, namun ia melawan kembali dan memenangkan Pertempuran Edington. Hal ini diikuti oleh masa perdamaian, dan pada akhir tahun 880-an Alfred menyimpulkan sebuah traktat dengan Guthrum, raja Viking Anglia timur, yang menetapkan batas di antara Wessex dan Mercia Inggris di satu sisi, dan Danelaw di sisi lain. Serangan Viking lainnya pada pertengahan tahun 890-an tidak berhasil.[5]

Catatan Kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Æthelwold is often described as Æthelred's elder son, but according to Barbara Yorke his brother Æthelhelm was the elder, and Æthelhelm is listed above Æthelwold in Alfred the Great's will. Barbara Yorke, 'Edward as Ætheling', N. J. Higham & D. H. Hill eds, Edward the Elder 899-924, Routledge, 2001, p. 35; King Alfred's Will, in Simon Keynes & Michael Lapidge, trans & notes, Alfred the Great: Asser's life and Other Contemporary Sources, Penguin, 1983, p. 177.
  2. ^ Edwards 2004; Nelson 2004.
  3. ^ Miller 2004a.
  4. ^ Williams 1979, hlm. 145–46.
  5. ^ Keynes and Lapidge 1983, hlm. 18–43, 311.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Stenton, Frank Anglo-Saxon England Oxford University Press, 1971
  • Palgrave, Francis History of the Anglo Saxons 1st ed.: John Murray, London, 1835; many later editions

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Inggris
Didahului oleh:
Eohric
Raja Anglia Timur
?–902
Diteruskan oleh:
Guthrum II
Didahului oleh:
?
Raja Northumbria
899– 902
Diteruskan oleh:
Eowils dan Halfdan